Cerita Sedih Rani Wanita Muda yang Dibakar Suami Akhirnya Meninggal, Tak Mampu Biayai Perawatan

Maret 20, 2021
Kondisi Rani Andriani (20) didampingi ibundanya saat mendapat perawatan medis, Jumat (5/2/2021). Foto:Ist

Setelah dua bulan menjalani perawatan karena dibakar oleh suaminya, Rani Andriani (20) wanita asal Deli Derdang, Suatera Utara tak mampu bertahan.


Rani mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (20/3/2021) dinihari.


Wanita muda ini menjadi korban kebiadaban suami sendiri, Juanda alias Nanda.


Kabar duka tersebut dibenarkan oleh ibunda Rani, Supriyati (40) melalui sambungan telepon genggam.


"Ia (meninggal dunia). Meninggalnya Sabtu dinihari tadi," ujarnya sembari terdengar suara tangisnya.


Yati mengatakan bahwa dirinya bersama almarhumah masih dalam perjalanan menuju rumah duka.


"Saat ini masih di mobil ambulans. Kami dari RSUP Haji Adam Malik Medan. Rani terakhir dirawat di sana," katanya.


Dari obrolan melalui sambungan telepon, Yati beberapa kali mencoba menahan tangisannya.


Suara tangisannya terus terdengar di sambungan seluler.


Yati juga mengungkapkan bahwa, pihak keluarga berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan donatur yang telah membantu biaya perawatan Rani baik dari materi maupun bahu membahu menyumbangkan kantung darah untuk anaknya.


Di dalam sambungan telepon, juga terdengar suara sirine dari mobil ambulans yang mengantarkan jenazah Rani ke rumah duka yang berada di Jalan Makmur Pasar VII Tembung.


Yati yang tak kuasa menahan tangisannya akhirnya menutup telpon, namun sebelum mengakhiri komunikasi, ia meminta doa untuk anaknya.


"Terimakasih sekali lagi. Mohon doanya, agar Rani mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT," katanya.


Seperti yang diberitakan sebelumnya, Rani Andriani merupakan korban keganasan suaminya bernama Nanda.


Di mana, pelaku yang merupakan suaminya itu tega membakar hidup-hidup dengan bensin eceran yang telah disiapkan Nanda.


Kejadian tersebut terjadi di Jalan Beringin Pasar VII Tembung, Gang Rambutan Kecamatan Percutseituan pada Minggu (31/1/2021) dinihari lalu.


Sontak kejadian yang sempat membuat warga sekitar heboh pun viral di media sosial.


Pascakejadian, Rani mendapat perawatan intensif di rumah sakit Mitra Medika di Jalan Lintas Medan-Batangkuis.


Karena tidak memiliki biaya, Rani pun dirujuk ke rumah sakit Umum Deliserdang.


Tidak sampai di situ, untuk proses pemulihan, pihak keluarga melakukan berbagai upaya open donasi dan penggalangan dana untuk biaya perawatan Rani.


Pascakejadian, Rani mengalami luka bakar 65 persen di tubuhnya, adapun yang terbakar yakni, lengan, badan, leher dan wajahnya.


Selama menjalani perawatan intensif di RSUD Deliserdang, Rani sempat dibawa pulang oleh pihak keluarga lantaran terkendala biaya.


Saat itu kondisi Rani sudah diperbolehkan pulang ke rumah untuk dilakukan rawat jalan.


Namun, belakangan Rani mengalami drop hingga dirujuk ke RSUP H Adam Malik, hingga menghembuskan nafas terakhirnya.


Dari kasus tersebut, pihak kepolisian Polsek Percutseituan berhasil mengamankan pelaku yang merupakan suami korban yakni Nanda.


Dalam penangkapan, polisi menembak kedua kaki pelaku dikarenakan mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan.


Kuat dugaan, kasus tersebut bermotif lantaran sang suami kedapatan bersama wanita lain.


Bahkan, Nanda juga menuding korban telah berselingkuh dengan saudara Rani. [Tribunnews.com]

Next article Next Post
Previous article Previous Post